Dendam Lama Dua orang sekampung saling baku tikam di Pangkep ,Satu tewas

Screenshot

Dendam lama antara dua warga sekampung di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berakhir dengan tragedi berdarah. Dua pria, masing-masing Hasan (60) dan Asdar (45), terlibat duel maut menggunakan senjata tajam jenis badik di dekat tugu kampung di Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labakkang, Selasa dini hari, (28/10).

Rekaman warga memperlihatkan suasana mencekam pascaperkelahian. Dua sepeda motor terbakar di lokasi kejadian, diduga milik Asdar dan saudaranya. Warga tampak berkerumun sementara polisi berjaga di sekitar tugu yang menjadi tempat perkelahian.

Kepolisian Resor Pangkep menyebut keduanya sudah lama berselisih. Malam itu, Asdar yang disebut dalam keadaan mabuk minuman keras jenis ballo mendatangi sebuah pesta pernikahan di kampungnya dan menantang Hasan bertemu di tugu kampung.

Tak lama kemudian, Hasan datang bersama anak dan beberapa rekannya. Pertemuan itu berubah jadi duel sengit dengan badik yang dibawa masing-masing.

“Awalnya lelaki Asdar ini dalam keadaan mabuk lalu menantang Hasan bertemu di tugu. Saat bertemu, langsung terjadi perkelahian menggunakan senjata tajam,” kata AKP Muhammad Saleh, Kasat Reskrim Polres Pangkep, saat dikonfirmasi pada Selasa siang tadi, (28/10).

Dalam perkelahian itu, Hasan menderita luka tikam di dada dan perut, sementara Asdar terluka di bagian perut. Hasan sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong. Asdar kini dirawat intensif di Rumah Sakit Barru dengan kondisi kritis.

“Motif perkelahian karena dendam lama di antara mereka. Kami masih mendalami apakah ini duel murni atau melibatkan pengeroyokan,” tambah Saleh.

Dua bilah badik yang digunakan keduanya telah diamankan polisi sebagai barang bukti. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri latar belakang konflik serta siapa saja yang ikut dalam pertemuan maut itu.